Indonesia adalah negara yang saat ini sedang mengalami perkembangan yang sangat pesat, turutama dibidang IPTEK. Kemajuan inilah yang salah digunakan terutama oleh sebagian remaja.Merabaknya berbagai kasus dan tindak kriminal di Indonesia sebagian besar terjadi karena narkoba.berikut adalah berbagai jenis narkoba yang sering disalahgunakan oleh masyarakat:
- Narkotika, adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintatis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran dan menghilangkan atau mengurangi rasa nyeri.Contoh: heroin, kokain, ganja,morfin, petidin, metadon, dan kodein.
- Psiko teropika, adalah zat atau obat, baikbaik alami atau sintetisbukan narkotik, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat, dan menyebabkan perubahan khas pada aktifitas mental dan perilaku.Contoh:akstasi, LSD, stp,amfetamin, dan sabu.
- Zat Psikoaktif, adalah zat atau bahan lain yang bukan narkotika dan psikotropika, namun berpengaruh pada kerja otak, dan tidak tercantum dalam peraturan undang-undag tentang narkotika dan psikotropika. Contoh:alkohol, inhalasialsolven, nikotin, dan kafein.
Dampak Langsung dan Tidak langsung Dari Narkoba
Dampak Langsung
-Ganguan pada jantung
-Gangguan pada otak
-Gangguan pada hemoprrosik
-Gangguan pada tulang
-Gangguan pada pambuluh darah
-Gangguan pada kulit
-Gangguan pada sistem saraf
-Gangguan pada paru-paru
-Dapat terinfeksi penyakit menular
Dampak Tidak Langsung
-Akan banyak uang yang dibutuhkan untuk penyembuhan dan perawatan
-Dikucilkan dalam masyarakat dan pergaulan
-Kesempatan belajar hilang
-Tidak dipercaya lagi oleh orang lain
-Masuk penjara
mahamborus javanicus
Kamis, 23 Februari 2012
Jumat, 17 Februari 2012
peraturan dasar bola basket
Peraturan permainan bola
basket
Aturan dasar pada
permainan Bola Basket adalah sebagai berikut:
§ Bola
dapat dilemparkan ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua
tangan.
§ Bola
dapat dipukul ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan,
tetapi tidak boleh dipukul menggunakan kepalan tangan (meninju).
§ Pemain
tidak diperbolehkan berlari sambil memegang bola. Pemain harus melemparkan bola
tersebut dari titik tempat menerima bola, tetapi diperbolehkan apabila pemain
tersebut berlari pada kecepatan biasa.
§ Bola
harus dipegang di dalam atau di antara telapak tangan. Lengan atau anggota tubuh lainnya tidak diperbolehkan memegang bola.
§ Pemain
tidak diperbolehkan menyeruduk, menahan, mendorong, memukul, atau menjegal
pemain lawan dengan cara bagaimanapun. Pelanggaran pertama terhadap peraturan
ini akan dihitung sebagai kesalahan, pelanggaran kedua akan diberi sanksi
berupa diskualifikasi pemain pelanggar hingga keranjang timnya dimasuki oleh
bola lawan, dan apabila pelanggaran tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mencederai lawan,
maka pemain pelanggar akan dikenai hukuman tidak boleh ikut bermain sepanjang
pertandingan. Pada masa ini, pergantian pemain tidak diperbolehkan.
§ Sebuah
kesalahan dibuat pemain apabila memukul bola dengan kepalan tangan (meninju),
melakukan pelanggaran terhadap aturan 3 dan 4, serta melanggar hal-hal yang
disebutkan pada aturan 5.
§ Apabila
salah satu pihak melakukan tiga kesalahan berturut-turut, maka kesalahan itu
akan dihitung sebagai gol untuk lawannya (berturut-turut berarti tanpa adanya
pelanggaran balik oleh lawan).
§ Gol
terjadi apabila bola yang dilemparkan atau dipukul dari lapangan masuk ke dalam
keranjang, dalam hal ini pemain yang menjaga keranjang tidak menyentuh atau
mengganggu gol tersebut. Apabila bola terhenti di pinggir keranjang atau pemain
lawan menggerakkan keranjang, maka hal tersebut tidak akan dihitung sebagai
sebuah gol.
§ Apabila
bola keluar lapangan pertandingan, bola akan dilemparkan kembali ke dalam dan
dimainkan oleh pemain pertama yang menyentuhnya. Apabila terjadi perbedaan
pendapat tentang kepemilikan bola, maka wasitlah yang akan melemparkannya ke
dalam lapangan. Pelempar bola diberi waktu 5 detik untuk melemparkan bola dalam
genggamannya. Apabila ia memegang lebih lama dari waktu tersebut, maka
kepemilikan bola akan berpindah. Apabila salah satu pihak melakukan hal yang
dapat menunda pertandingan, maka wasit dapat memberi mereka sebuah peringatan
pelanggaran.
§ Wasit berhak untuk memperhatikan permainan para pemain dan
mencatat jumlah pelanggaran dan memberi tahu wasit pembantu apabila terjadi
pelanggaran berturut-turut. Wasit memiliki hak penuh untuk memberikan
diskualifikasi pemain yang melakukan pelanggaran sesuai dengan yang tercantum
dalam aturan 5.
§ Wasit
pembantu memperhatikan bola dan mengambil keputusan apabila bola dianggap telah
keluar lapangan, pergantian kepemilikan bola, serta menghitung waktu. Wasit
pembantu berhak menentukan sah tidaknya suatu gol dan menghitung jumlah gol
yang terjadi.
§ Waktu
pertandingan adalah 4 quarter masing-masing 20 menit
§ Pihak
yang berhasil memasukkan gol terbanyak akan dinyatakan sebagai pemenang.
Langganan:
Postingan (Atom)